"Sebagai manusia saya senang disebut sebagai capres alternatif, tetapi saya belum ingin menjadi capres. Saya senang karena berarti ada penghargaan dari segmen masyarakat tertentu terhadap saya sehingga saya dijagokan. Namun saya belum ingin menjadi capres karena saya tahu mengukur diri," kata Mahfud dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (25/9/2012).
Mahfud sadar saat ini dia belum duduk di posisi penting di parpol dan belum pula dipinang parpol. Namun itu tak menyurutkan niatnya untuk mendorong munculnya capres alternatif di Pilpres 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mahfud, rakyat perlu diberikan banyak pilihan capres alternatif karena Indonesia adalah negara yang besar dan banyak tokoh potensial yang bisa didorong menjadi capres.
"Kita mendirikan negara merdeka dan berkonstitusi dengan maksud antara lain agar setiap warga negara bisa menentukan dan memilih pemimpinnya dengan alternatif pilihan yang baik sekaligus agar setiap orang dapat mengajukan diri sebagai calon. Jadi perbanyaklah alternatif secara demokratis,"tandasnya.
Mahfud MD selama ini disebut sebagai salah satu kandidat capres alternatif. Putra Madura ini bersama Sri Mulyani, Dahlan Iskan disebut-sebut sebagai kuda hitam di Pilpres 2014.
(van/nrl)











































