Kejadian bermula ketika Muhamad Fatih Maarifatulah alias Fatih (2) bermain bersama temannya, Fadil (4), Senin (24/9/2012) sore. Saat keduanya asyik bermain, nenek korban, Khodijah, bilang ke cucunya agar tidak main terlalu jauh, karena dirinya ingin salat Asar.
Menjelang Magrib, Khodijah memanggil Fatih untuk segera pulang. Ia masih sempat melihat cucunya berjoget-joget sambil bermain sepak bola. Lalu ada seseorang yang memanggil Khodijah untuk berbincang. Tak sampai 3 menit, dia tak melihat Fatih lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga melapor ke kelurahan dan Babinkamtibmas. Sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (25/9/2012) dini hari, Fatih ditemukan di sumur tetangga dalam kondisi tidak bernyawa. Orangtua Fatih langsung pingsan.
Tim SAR dari Kecamatan Bogor Barat diturunkan untuk mengevakuasi jenazah Fatih. Pengangkatan jenazah Fatih diiringi isak tangis dari keluarga. Fatih disemayamkan dan dimakamkan pagi ini di pemakaman yang tak jauh dari rumah duka.
Keluarga Fatih shock. "Keluarga mencoba ikhlas, Mas, karena ini musibah," ujar Ace Jaelani, paman Fatih ketika ditemui usai pemakaman.
(try/try)











































