"Pada pukul 06.00 WIB keretanya sudah ditarik ke Stasiun Tanjung Priok, sekarang sudah ada di sana keretanya," kata Corporate Secretary PT KCJ Makmur Syaheran kepada detikcom, Selasa (25/9/2012).
Makmur mengatakan, gerbong-gerbong ini segera disertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Sertifikasi dilakukan dengan melakukan berbagai uji untuk mengetahui tingkat keselamatan gerbong-gerbong ini, seperti uji pengereman, uji statis dan juga uji dinamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makmur mengatakan, tahap sertifikasi ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 1 bulan. Cukup lamanya proses sertifikasi ini disebabkan banyaknya item yang harus diperiksa. "Begitu selesai disertifikasi, kereta ini akan langsung digunakan untuk mengangkut penumpang," katanya.
Makmur mengatakan, manajemen juga sudah membangun gardu-gardu listrik untuk menyokong penambahan gerbong-gerbong baru ini. Selain itu tempat parkir kereta juga sedang dibangun untuk menampung penambahan ular besi itu.
"Kita juga sedang melatih masinis baru untuk mengoperasikan gerbong-gerbong baru ini," katanya.
PT KCJ mengimpor KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi tingginya penumpang. Hal ini disebabkan makin banyaknya perumahan yang saat ini berada di kawasan Bogor, Depok dan juga Serpong. "Jadi memang makin tinggi jumlah penumpangnya," kata Makmur.
(nal/nrl)










































