Laks dan Kuis Mega Rp 14,1 M

Laks dan Kuis Mega Rp 14,1 M

- detikNews
Senin, 06 Sep 2004 11:50 WIB
Jakarta - Apakah kaitan Kuis Mega berhadiah fantastis Rp 14,1 miliar dengan Meneg BUMN Laksamana Sukardi? Yang jelas, Laks pernah didemo karena kuis bertajuk "Indonesia Sukses" itu.Demo yang menimpa Laks terjadi akhir pekan lalu. Harian Republika yang bisa diklik dalam edisi internet, Sabtu (4/9/2004) memberitakan bahwa Meneg BUMN Laksamana Sukardi didemo Keluarga Mahasiswa (KM) ITB. Mahasiswa menolak kehadirannya di kampus karena dianggap melakukan kampanye pemenangan Mega-Hasyim.Kekesalan mahasiswa itu juga tidak terlepas dari tabloid "Indonesia Sukses" yang banyak beredar di sekitar kampus berbarengan dengan kedatangan Laksamana. Tabloid setebal 4 halaman itu isinya sama persis dengan iklan berlabel undian biaya pendidikan di media massa hari ini, Senin (6/9/2004).Republika menulis, sebuah organisasi bernama Yayasan Investigasi Mediasi dan Monitoring (YIMM) menyebarkan tabloid yang isinya memuat keberhasilan pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Tabloid yang didukung 16 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu juga mengumumkan sayembara tabungan pendidikan dengan nilai total Rp 14,1 miliar untuk 1.596 pemenang.Taloid berjudul 'Indonesia Sukses' itu antara lain telah tersebar di Stasiun Kereta Api Purwokerto, Jawa Tengah, sejak Kamis (2/9) malam hingga Jumat (3/9/2004). Ribuan tabloid itu ludes diambil calon penumpang dan masyarakat sekitar. ''Saya masih menyimpan 10 eksemplar untuk baca-baca, kalau lihat isinya sepertinya mendukung Megawati Soekarnoputri,'' kata Agus, salah seorang sopir mobil carteran yang biasa mangkal di stasiun tersebut.Pada Kamis malam, petugas berisial S, yang bertugas memeriksa tiket setiap penumpang yang masuk stasiun, setiap kali selesai melubangi tiket akan segera memberikan selembar selebaran tersebut. Hal itu bisa dilihat saat jam keberangkatan kereta Purwojaya jurusan Cilacap-Purwokerto-Jakarta pukul 20.25 WIB. Hampir semua penumpang memegang selebaran yang dominan berwarna merah tersebut.Republika mendapatkan satu di antaranya. Selebaran tersebut diletakkan di meja yang diletakkan di pintu masuk. Rekannya yang juga berseragam petugas stasiun kadang ikut membantunya.Tabloid tersebut memuat beberapa keberhasilan pemerintah sekarang. Disebutkan adanya enam 'mega fakta' di antaranya penerimaan pajak yang melampaui pengeluaran rutin di APBN, kontribusi BUMN terhadap APBN, pulihnya kepercayaan investor, penurunan utang pemerintah, dan dampak keberhasilan pemerintah terhadap perekonomian daerah. Data-data itu lengkap disajikan dengan tabel.Yang menarik, tabloid itu memuat pula sayembara tabungan pendidikan. Sebelum formulir dikirim, pengirim harus menjawab tujuh pertanyaan. Ini semacam 'evaluasi' kepada pembaca usai membaca tabloid itu. Sayembara ini didukung BNI 46, Bank Mandiri, BRI, PT Bukit Asam, Bank BTPN, Indosat, PT Pertamina, PT Semen Gresik, PNRI, Kertas Letjes, Bhakti Husada, PT Gas Negara, PT Telkom, PT PLN, PT Pos Indonesia, dan PT Petrokimia Gresik. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads