"Hari ini yang berusia 18 tahun, yang paling muda, Fajar Novianto juga dibawa ke Jakarta bersama orang tuanya. Pelajar SMA kelas dua," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2012).
Sementara 8 orang lainnya yang juga ditangkap di Solo akan segera dibawa ke Jakarta. "Sisanya 8 orang dari Surakarta akan dibawa ke Jakarta dalam 1-2 hari ini dari Surakarta. Juga ikut pelatihan yang di Poso dan memiliki kemampuan dalam hal merakit bahan peledak di Surakarta ini," lanjutnya.
Kesepuluh tersangka teroris ini menamai diri mereka sebagai kelompok Al-qaeda Indonesi. Pimpinan kelompok ini adalah Baderi Hartono alias Toni. Sementara Toni adalah anak buah dari Purwah, yang merupakan pengikut Noordin M Top.
(/mad)











































