"Dari kelompok ini kami mendapatkan informasi mereka menyebutnya Al-Qaeda Indonesi. Pemimpinnya saat ini kita ketahui adalah Baderi Hartono alias Toni," jelas Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar saat konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2012).
Sementara Toni merupakan anak buah dari Purwah, salah satu pengikut Nurdin M Top. "Salah satu tersangka yang meninggal dunia saat penangkapan Nurdin M Top pada 2009," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka yang sudah dibawa ke Jakarta itu yang di Kalbar, Andri kemarin sudah diterbangkan dari Pontianak ke Jakarta. Andri kelahiran 1994 melarikan diri saat peristiwa Beji. Andri melarikan diri ke wilayah Kalbar dan pada saat itu ditangkap di kawasan perkebunan kelapa sawit yang ada disana," tutur Boy.
(sip/asp)











































