Kapolri Bantah Detasemen 88 Overlap dengan Satgas Antiteror
Senin, 06 Sep 2004 10:32 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar membantah terjadi overlap (tumpang tindih) antara Detasemen 88 Antiteror Polda Metro Jaya dengan Satuan Tugas Antiteror yang dikomandani Brigjen Pol Gorries Mere."Detasemen 88, badan yang terstruktur dalam Bareskrim Polri yang menangani masalah terorisme secara luas di Indonesia. Sedangkan, satgas ini khusus mencari sisa-sisa pelaku bom Bali dan bom Marriott," kata Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar sebelum acara rapat koordinasi berkala anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Provinsi (BNP) di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (6/9/2004).Dikatakan dia, Detasemen 88 merupakan bagian dari antisipasi Polri menghadapi ancaman teroris. "Tidak saja kemampuan dalam menindak terorisme tetapi lebih utama dalam kemampuan intelijen," ujarnya.Dalam operasional, lanjutnya, membentuk satgas atau task force di bawah Densus yang secara khusus mencari sisa-sisa pelaku bom Bali dan bom Marriott. Tokohnya, Nur Din Moh Top dan DR Azahari.Ketika ditanya tindak lanjut soal Gorries Mere, Kapolri langsung bergegas memasuki ruangan.
(aan/)











































