Dihalau Polisi, Pendemo di Kantor Gubernur Sumut Tunggang Langgang

Dihalau Polisi, Pendemo di Kantor Gubernur Sumut Tunggang Langgang

Khairul Ikhwan - detikNews
Senin, 24 Sep 2012 17:05 WIB
Dihalau Polisi, Pendemo di Kantor Gubernur Sumut Tunggang Langgang
Foto: khairul ikhwan/detikcom
Medan - Aksi demo petani di Medan berujung ricuh, Senin (24/9/2012). Polisi kejar para pendemo karena sempat memaksa masuk kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Sekitar pukul 16.10 WIB, kendaraan taktis (rantis) water canon yang sudah bersiaga sejak pagi, menyemprotkan air untuk menghalau massa. Beberapa menit sebelumnya massa sempat menerobos pagar betis polisi.

Seiring dengan semprotan air dari rantis, polisi anti huru-hara yang sudah mengenakan tameng dan pentungan, langsung mengejar para pendemo. Massa pun tunggang-langgang.

Beberapa pendemo sempat menjadi sasaran pukulan polisi, tetapi tidak ada yang terluka. Tapi tak lama kemudian, polisi huru-hara diminta kembali ke formasi barisan oleh komandannya masing-masing.

Setelah massa tercerai-berai, rantis kembali masuk ke halaman kantor Gubernur Sumut, dan pagar betis kembali bersiaga. Sedangkan massa petani yang basah kuyup, sibuk membantu teman-temannya yang sempoyongan.

"Kami hanya ingin menyampaikan tuntutan, mengapa polisi seperti ini," teriak seorang petani perempuan.

Aksi demo petani yang tergabung dalam Komite Tani Mengugat ini berlangsung sejak siang tadi. Massa yang berjumlah sekitar 500 orang menuntut Plt Gubernur Sumut menuntaskan berbagai konflik lahan yang dialami petani.

Ternyata aksi itu tidak mendapat respon seperti yang diinginkan. Massa ingin masuk ke halaman dalam kantor gubernur untuk menemui Gubernur Sumut. Hal inilah yang memicu aksi saling dorong pendemo dengan polisi.

(rul/trw)


Berita Terkait