Ingin Ikut Demo, Balon Gubernur Sumut Diusir Massa Petani

Ingin Ikut Demo, Balon Gubernur Sumut Diusir Massa Petani

- detikNews
Senin, 24 Sep 2012 16:37 WIB
Ingin Ikut Demo, Balon Gubernur Sumut Diusir Massa Petani
Foto: khairul ikhwan/detikcom
Medan - Bakal calon (balon) Gubernur Sumut yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Benny Pasaribu diusir dari kerumunan massa petani yang sedang menggelar unjuk rasa memperingati Hari Agraria di depan kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Senin (24/9/2012) sore. Akibatnya, Benny memilih pergi dari lokasi aksi untuk menghindari keributan.

Kericuhan terjadi saat sejumlah wartawan mewancarai Benny di sisi lokasi aksi. Tiba-tiba, massa petani yang tergabung dalam Komite Tani Mengggugat keberatan dan memaksa Benny pergi dari lokasi aksi di Jl. Diponegoro, Medan.

Salah seorang peserta aksi, Johan Merdeka mengatakan, petani tidak ingin aksi unjuk rasa memperingati Hari Agraria yang mereka laksanakan ditunggangi pihak lain untuk kepentingan tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petani murni berjuang menegakkan Undang-undang Agraria dan tidak mau ditunggangi oknum tertentu untuk kepentingan pencitraan," sebut Johan.

Disebutkan Johan, mereka tahu Benny menjabat sebagai Sekretaris Jenderal HKTI, namun mereka tidak ingin Benny menumpang di acara mereka. Kedatangan Benny dinilai terkait statusnya sebagai bakal calon Gubernur Sumut, dan memanfaatkan momen.

"Kalau memang mau andil, maunya sama-sama datang membawa massa kemari," tukas Johan.

Sementara Benny membantah memanfaatkan aksi tersebut untuk pencitraan dirinya sebagai bakal calon Gubernur Sumut.

"Saya kebetulan melintas. Karena jalan diblokir massa petani, saya turun dan melihat aksi dari sisi Jl. Cut Mutia. Tetapi sejumlah wartawan datang dan minta tanggapan saya tentang penyelesaian tanah dan nasib petani. Saya beri tanggapan. Saat itu massa petani keberatan," sebut Benny.

Atas pertimbangan tidak ingin terjadi keributan, Benny yang kenakan baju kotak-kotak khas tim Jokowi, bersama beberapa pendampingnya, akhirnya meninggalkan lokasi aksi.


(rul/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads