Hari Ini Mega & SBY Jadi Pembicara Seminar Forkaphi
Senin, 06 Sep 2004 09:13 WIB
Jakarta - Capres PDIP Megawati dan capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin (6/9/2004), dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam seminar sehari yang digelar Komunikasi Akademisi dan Praktisi Hukum Indonesia (Forkaphi).Akan debat? Sayangnya tidak. Keduanya dijadwalkan untuk menjadi pembicara utama atau keynote speaker dalam waktu yang berbeda. Mega dijadwalkan untuk jadi menyampaikan materi sekaligus membuka seminar yang digelar di Hotel Crown Plaza, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, pada pukul 09.30 WIB. Sedangkan SBY dijadwalkan bicara pada pukul 13.00 WIB.Tapi, karena terbentur jadwal Mega selaku Presiden RI, kemungkinan waktu bicara Mega dan SBY ditukar. "Pak SBY yang bicara pagi, sedang Ibu Mega siang hari. Tapi yang jelas keduanya sudah confirm untuk hadir," ujar Ketua umum Forkaphi Yan Juanda Saputra.Ketika ditanya apakah kedua capres akan bertemu dalam satu forum dan melakukan dialog, Yan Juanda menyatakan tidak. "Saya kira tidak, ya. Keduanya menyampaikan materi dalam waktu yang berbeda," jelasnya kepada detikcom, Senin (6/9/2004) pagi.Tentang materi yang disampaikan kedua capres, Yan Juanda menunjuk pada tema seminar, yakni Open, Transparant and Accountable Governmet. "Keduanya akan menyampaikan materi soal pemerintah yang terbuka, tranparan dan akuntable sebagai bagian dari agenda reformasi," jelasnya.Dalam seminar ini juga akan tampil berbicara Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sjahruddin Rasul. Ia akan menyampaikan materi tentang strategi KPK baik preventif dan represif dalam pemberantasan KKN di Indonesia.Kemudian Patrialis Akbar dari Fraksi Reformasi DPR RI akan berbicara tentang probabilitas terjadinya kecurangan dalam pemilu. Guru besar pidana dari Undip Prof. Muladi akan berbicara tentang dimensi KKN sebagai state crime, dan peneliti CSIS J. Kristiadi menyampaikan materi tentang bagaimana mewaspadai berbagai dimensi money politics.Hasil seminar, menurut Yan Juanda, akan disampaikan kepada kedua capres, Mega dan SBY, sebagai masukan untuk menjalankan pemerintahan jika nanti terpilih sebagai Presiden RI 2004-2009.
(gtp/)











































