"Total harga satu gerbongnya sekitar Rp 800-900 juta, tapi ini bukan harga bulat karena tergantung kurs Yen," kata Direktur Teknik PT KAI Commuter Jabodetabek, Resman Manurung, di Terminal 3, Jakarta International Container Terminal, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/9/2012).
PT KCJ mendatangkan total 60 gerbong yang mampu menampung 50 sampai 150 penumpang tersebut. Artinya, total PT KCJ merogoh kocek untuk peningkatan pelayanan tersebut adalah sebesar Rp 54 miliar.
Pengiriman rangkaian gerbong yang sudah berusia sekitar 20 tahun tersebut sudah memasuki tahap ke tiga dari 4 tahap pengiriman dari Jepang menggunakan kapal barang Malaysia. Tahap ke tiga pengiriman yang telah tiba di Jakarta hari ini adalah sebanyak 20 rangkaian gerbong.
"Ini langsung dari operatornya Tokyo Metro Line, pengirimannya sendiri memakan waktu dua minggu. Kita harapkan setelah berbagai pengecekan akan beroperasi awal 2013, jadi tidak bisa langsung digunakan," ujar Resman.
Onderdil dan suku cadang gerbong yang disebut digunakan terakhir oleh Tokyo Metro Line pada Agustus 2012 lalu juga dipesan dari Jepang. "Suku cadang juga dari Jepang," tutup Resman.
(vid/rmd)











































