"Kalau dari pihak perempuan juga belum sempat memintai kesaksian dari keluarganya soalnya lagi shock," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Lendy, saat dihubungi detikcom, Minggu (23/9/2012).
Saksi yang diperiksa polisi saat ini baru dua orang, yakni yang menemukan jenazah Mirza Nurzaman, kekasih Asywarah yang menabrakkan diri ke kereta api. Selain itu sekuriti di Apartemen Kalibata City, lokasi pembunuhan Asywarah, juga sudah diperiksa.
Jenazah Asywarah sudah dibawa pulang keluarga dari RSCM, dan sudah dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Sedangkan jenazah Mirza yang merupakan warga negara India masih berada di RSCM.
"Kami belum menghubungi kedutaan (Kedubes India)," imbuh Lendy.
Asywarah dibunuh calon suaminya sendiri, Mirza Nurzaman, di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/9) malam. Setelah membunuh Asywarah, Mirza yang merupakan warga negara India menabrakkan diri ke KRL yang tengah melintas di Kalibata.
Keduanya ditengarai terlibat pertengkaran sebelum pembunuhan terjadi. Namun polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran pasangan itu lantaran minimnya para saksi.
Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya.
(/nal)











































