"Pertama di kediaman BH (Badri), di Desa Griyan Panjang Laweyan," kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar saat jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (22/9/2012).
Di rumah Badri, tim menemukan beberapa barang yang diduga untuk merakit bom. Boy menambahkan barang bukti yang ditemukan berupa sebelas detonator, pipa casing yang digunakan untuk bom pipa, bahan kimia, termasuk pupuk urea, belerang, bahan-bahan campuran dan beberapa dokumen.
"Buku-buku masalah jihad," ungkap Boy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"serta bahan campuran yang masih belum digunakan yang ada di lokasi," tambah Boy.
Boy menambahkan, ada satu lokasi yang masih dilakukan pemeriksaan di Wilayah Kelurahan panjang. Lokasi ini terkait dengan salah satu pelaku yang berinisial N (46).
"Kita belum dapatkan hasilnya apa. Dua lokasi sebelumnya sudah kita dapatkan gambarnya," kata Boy.
(slm/mok)











































