Presiden Megawati Canangkan Kampanye Aksi Antinarkoba

Presiden Megawati Canangkan Kampanye Aksi Antinarkoba

- detikNews
Minggu, 05 Sep 2004 22:37 WIB
Jakarta - Presiden Megawati pada malam ini, Minggu (5/9/2004), mencanangkan kampanye aksi melawan bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Istora Senayan, Jakarta. Mega mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk memerangi narkoba.Dalam pidatonya sebelum memencet tombol sirine sebagai tanda pencanangan kampanya aksi antinarkoba, Mega menyatakan akibat yang ditimbulkan oleh narkoba sangat besar. Bahaya tersebut bukan hanya mengancam jiwa manusia tapi juga mengancam hilangnya satu generasi karena narkoba."Makanya sejak awal kepemimpinan saya, saya sangat setuju dengan sikap untuk memberi hukuman maksimal kepada mereka yang terbukti bersalah dalam kasus narkoba. Dan itu seiring juga dengan sikap saya menolak permintaan grasi yang diajukan terpidana mati kasus narkoba," kata Mega.Acara yang selesai pukul 21.55.00 WIB, Minggu (5/9/2004), ini dihadiri suami Presiden Megawati, Taufiq Kiemas, Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar, Mendiknas A. Malik Fadjar, dan Kepala BNN Irjen Pol Makbul Padmanegara. Dalam acara ini Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar yang juga Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN)menobatkan putri Indonesia 2004 Artika Sari Dewi sebagai duta antinarkoba Indonesia. Kapolri juga memberikan penghargaan kepada orang-orang yang telah berjasa telah membantu penanggulangan masalah narkoba. Penghargaan diberikan, antara lain, kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Penghargaan juga diberikan kepada wartawan harian Republika Subroto dan pegawai Bea Cukai yang mengungkap penyelundupan enam kilogram heroin ke Indonesia.Ali Sadikin, menurut Kapolri, sempat menanyakan kenapa diberi penghargaan. Dan dijelaskan bahwa ia diberi penghargaan sebagai tokoh yang pertama kali mendirikan pusat rehabilitasi narkoba di Jakarta. (gtp/)


Berita Terkait