"Informasi dari polisi ditemukan 11 bom rakitan dan bahan peledak seperti urea dan potasium di lokasi penggerebekan," ujar seorang warga Solo, Budi, ketika dikonfirmasi, Sabtu (22/9/2012).
Menurut Budi, pemilik rumah dekat Kampung Griyan, Paibi, dibawa polisi untuk dimintai keterangan. Namun Paibi dibawa tidak dalam keadaan diborgol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mobil polisi," kata Budi.
Sementara itu, di lokasi penggerebekan di Kampung Griyan RT 05 RW 10 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Surakarta, ratusan warga masih menonton. Densus 88 sudah selesai melakukan olah TKP di rumah yang sudah diberi garis polisi ini. Hingga kini ada sekitar 10 polisi bersenjata lengkap dan 7 personel TNI bersenjata lengkap.
Sebelumnya, polisi menangkap terduga teroris bernama Rudi Kurnia Putra, di dekat Solo Square dan Baderi Hartono, di Kampung Griyan RT 05 RW 10 Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan Surakarta. Keduanya diduga terkait jaringan di Bojong Gede dan Poso.
(nik/gah)











































