Tarian khas suku Batak ini digelar sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Penari yang berasal dari keluarga besar Bhayangkari Polda Sumut membentuk formasi melingkar. Saat musik tortor dibunyikan, para penari mengayun lenggok secara bersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengatakan, tidak hanya suku Batak, seluruh lapisan masyarakat layak turut serta melestarikan budaya, adat istiadat suku bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tarian tortor yang digelar massal ini direncanakan akan membuat rekor Muri. Namun gagal karena jumlah peserta tidak memenuhi target.
(rul/mok)










































