Pengamat: Jokowi dan Foke Sama-sama Lakukan Pencitraan

Pengamat: Jokowi dan Foke Sama-sama Lakukan Pencitraan

- detikNews
Jumat, 21 Sep 2012 17:58 WIB
Pengamat: Jokowi dan Foke Sama-sama Lakukan Pencitraan
Jakarta - Selama ini, kata pencitraan di dalam dunia politik selalu dikonotasikan negatif. Namun sebenarnya, pencitraan dinilai sebagai proses dilakukan oleh semua politisi, termasuk dua cagub DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Fauzi Bowo (Foke).

Lalu apa bedanya pencitraan Jokowi dan Foke ?

Perbedaanya menurut pengamat politik, Gun Gun Heryanto, adalah Jokowi lebih mencitrakan sebagai personal yang sederhana dan dekat masyarakat. Sementara Foke, juga melakukan pencitraan yang kurang lebih sama namun Foke dinilai terlambat dalam melakukan pencitraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendekatan komunitas itu penting. Bukan pencitraan-pencitraan di injury time. Ketika pendekatan komunitarian dilakukan sejak jauh-jauh hari, maka akan terjadi konstruksi citra yang alamiah," ujar Gun Gun dalam talkshow DPD RI Perspektif Indonesia: Kejutan Pemilu Kada DKI Jakarta dan Harapan Baru, di press room DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Sementara itu, Gun Gun melihat pencitraan yang dilakukan Foke terlalu terlambat. Sehingga efeknya tidak signifikan.

"Foke juga melakukan itu. Tapi waktunya terlalu singkat. Berimbas, tapi tidak signifikan," lanjutnya.

Menurutnya, warga Jakarta saat ini tidak lagi mengutamakan keahlian, tapi lebih membutuhkan sosok leadership.

"Ada tren keinginan publik dalam leadership. DKI selama ini identik dengan elitis dan teknokratis. Saya setuju ahli tapi kalau tidak humanistik, ya tidak akan ramah," ujar Gun Gun.

Gun Gun melanjutkan bahwa saat ini Jokowi memiliki modal sosial yang tinggi dari warga Jakarta berupa kepercayaan. Untuk itu, Jokowi diharapkan dapat mengelola kepercayaan tersebut dengan baik.

"Modal sosial yang tinggi bagi Jokowi adalah trust, ini harus di-manage sebaik-baiknya," tuturnya.

(/riz)


Berita Terkait