Korban Tewas Tragedi Rusia 250 Orang, Perbatasan Ditutup

Korban Tewas Tragedi Rusia 250 Orang, Perbatasan Ditutup

- detikNews
Sabtu, 04 Sep 2004 13:17 WIB
Jakarta - Angka kematian tragedi Rusian kian dramatis. Tercatat 250 korban sandera tewas. Lokasi kejadian di Beslan pun disegel dan perbatasan Ossetia ditutup."Saya perintahkan Beslan disegel, perbatasan Ossetia ditutup, dan lakukan pengecekan untuk menemukan semua orang orang yang terkait dengan aksi teroris ini."Demikian tukas Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan mendadak di Beslan, Ossetia Utara, Rusia, Sabtu (4/9/2004) seperti dilaporkan Reuters.Putin juga memerintahkan pasukan untuk menyegel gedung sekolah dasar yang menjadi saksi tragedi berdarah mengerikan itu. Seluruh perbatasan wilayah juga diblok untuk menjaga agar para penyandera tidak ada yang lolos.Sebanyak 27 penyandera tewas dalam penyerbuan yang dilakukan pasukan Rusia. Sepuluh di antaranya adalah orang Arab, selebihnya adalah militan Chechnya. Pasukan juga menangkap hidup-hidup 3 penyandera.Data termutakhir menyebutkan, 250 korban sandera tewas, 500-an orang terluka dan 92 di antaranya dalam kondisi kritis. Kebanyakan korban adalah anak-anak.Drama penyanderaan berlangsung tiga hari, yang kemudian diakhiri dengan penyerbuan. Hasilnya mengerikan, seperenam dari 1.500 sandera menemui ajal. Gambaran korban yang selamat pun mengenaskan. Tubuh mereka setengah telanjang dan berlumuran darah terkena serpihan bom dan luka tembak.Para sandera membuka bajunya karena kepanasan lantaran ditumplek dalam satu ruangan saja. Mereka juga tidak mendapat makan dan minum. Bahkan mereka terpaksa minum urinnya masing-masing.Putin yang selama tiga hari drama penyanderaan berdiam diri, kini membayarnya dengan kunjungan selama tiga jam di Beslan, ibukota Ossetia Utara. Dia juga mengunjungi Rumah Sakit Beslan, di mana ratusan korban luka sedang menjalani perawatan. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads