"Bisa saja Dahlan Iskan mengulang fenomena Jokowi di pilpres 2014. Syarat pertama adalah persyaratan pengajuan capres harus diturunkan, Presidential Threshold (PT) harus disamakan dengan Parliamentary Threshold (PT) sehingga setiap parpol yang lolos ke parlemen bisa mengajukan calon presiden," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Jumat (21/9/2012).
Namun usaha Dahlan Iskan tentunya tak semudah Jokowi. Karena kalau benar maju pilpres tentu yang harus dihadapi adadalah persaingan politik di tingkat nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, segala kemungkinan bisa terjadi. Melihat tren popularitas Dahlan Iskan, bisa saja Dahlan menjadi kuda hitam yang bahkan siap bersaing dengan kandidat capres yang cukup kuat saat ini, Prabowo Subianto.
"Ya peluang itu selalu terbuka. Namanya calon alternatif itu sebetulnya lebih mirip kuda hitam. Nah politik itu seperti sepak bola, dan klub kecil bisa mengalahkan klub yang lebih besar seperti yang terjadi pada Jokowi yang mengalahkan Foke," tandasnya.
(van/)











































