Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengungkapkan pihaknya menerima 3 laporan kasus kecurangan yang terjadi sepanjang hari pencoblosan.
"Sepanjang hari ini berarti sejak dini hari tadi hingga pukul 14.00 WIB siang tadi. Kami menerima 3 laporan kecurangan," ujar Ramdansyah saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (20/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selebaran berbau SARA terjadi di Pasar Baru tadi malam. Pelakunya dari Semarang. Malam ini kita masih maraton memproses kasus ini," jelasnya.
Sebelumnya, panwaslu juga megungkapkan menerima 50 laporan pengaduan melalui SMS. Umumnya laporan pengaduan itu dari warga yang mengadu karena tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)
"Sudah ada 50 SMS (pengaduan), rata-rata masyarakat yang tidak bisa menggunakan hak pilihannya karena tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)," kata anggota Panwaslu DKI, Jufri.
Laporan pengaduan warga yang tidak bisa memilih karena tidak terdaftar dalam DPT ini, sebelumnya terjadi juga dalam putaran pertama Pilgub DKI. Setidaknya 950 laporan diterima oleh Panwaslu DKI soal warga yang tidak terdaftar dalam DPT.
(rmd/rmd)










































