"Golput putaran pertama itu mencapai 33 persen, dan putaran dua ini diperkirakan turun menjadi 30 persen," kata Ketua KPUD Kota Administrasi Jakarta Barat, Junaidi, di kantornya di Jalan C, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (20/9/2012).
Pernyataannya ini merujuk pada laporan dari TPS di wilayah Jakarta Barat yang menyatakan bahwa jumlah pemilih yang datang rata-rata 70 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Maka untuk sementara bisa disimpulkan bahwa jumlah golput menurun 3 persen.
Junaidi mengatakan, turunnya jumlah golput pada putaran kedua ini dikarenakan kontestan yang dipilih hanya ada dua. Di samping itu hasil kerja keras tim sukses dalam mensosialisasikan jagoannya masing-masing sudah cukup maksimal sehingga sosoknya cukup dikenal warga.
"Faktor waktu pencoblosan yang berada dalam posisi di penghujung akhir pekan juga menarik pemilih untuk datang ke TPS," sambungnya.
(spt/lh)











































