"Saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa jabatan itu ada masanya. Bagi kami berdua, kota Jakarta kota kelahiran kami, tentu merupakan segalanya, oleh karena itu, kami tetap akan bekerja keras, berkontribusi, untuk kepentingan Jakarta di masa datang," ujar birokrat karier berusia 63 tahun ini.
Hal itu disampakan pria berkumis ini menjawab pertanyaan wartawan usai memberikan keterangan pers di Pos Pemenangan Foke-Nara di Jl Diponegoro, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti setelah final, tim baru bisa menjelaskan," ucap pria yang pernah menjadi wagub DKI di era Sutiyoso ini.
Apakah ini di luar prediksi? "Kita tahu final dari putaran kedua ini sangat ketat, jadi tidak ada prediksi dalam artian yang lebih rinci," ucapnya.
Sejumlah quick count menyebut Jokowi-Ahok unggul atas Foke-Nara. Misalnya Indonesia
Network Election Survey (INES) merampungkan hasil quick count atau hitung cepat
survei Pilgub DKI. Hasil akhir yang diperoleh Jokowi-Ahok 57,39 persen & Foke-Nara
42,61 persen.
Sedangkan quick count yang digelar Kompas, pasangan Jokowi-Ahok unggul dengan 52,97 persen. Sementara pasangan Foke-Nara mendapat 47,03 persen.
(vit/nrl)











































