Pendukung: Pak Jokowi Ditunggu Bukti Janjinya!

Pendukung: Pak Jokowi Ditunggu Bukti Janjinya!

Ferdinan - detikNews
Kamis, 20 Sep 2012 17:24 WIB
Pendukung: Pak Jokowi Ditunggu Bukti Janjinya!
Jakarta - Elly Basir datang membawa dua putrinya yang masih kecil ke Posko Pemenangan Jokowi-Basuki di Menteng, Jakarta Pusat. Mengenakan kemeja kotak-kotak, Elly ikut merayakan kemenangan pasangan nomor urut 3 bersama seratusan pendukung lainnya.

Elly menyempatkan diri datang ke posko dari rumahnya di Setiabudi, Jaksel. Ibu berjilbab ini ikut gembira dengan hasil quick count sejumlah lembaga survei yang menunjukkan perolehan suara Jokowi mengungguli pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Tapi Elly punya pesan untuk Jokowi-Basuki. Janji-janji selama kampanye, sebut dia harus segera direalisasikan. "Pak Jokowi ditunggu bukti janjinya," kata Elly di posko pemenangan, Kamis (20/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persoalan klasik seperti kemacetan, banjir dan pemukiman kumuh, kata Elly harus segera dibenahi. "Benahi Jakarta, saya ingin macet hilang, pembangunan dikerjain, datangin tempat-tempat miskin," imbuhnya.

Elly yang mengaku pernah ke Solo ini, sangat kagum dengan gaya kepemimpinan Jokowi. "Lakukan persis seperti di Solo, di Solo Pak Jokowi datang ke warga, datang ke tempat banjir,"tuturnya.

Selain itu, program pendidikan dan kesehatan juga harus diutamakan. "Rintisan sekolah berstandar internasional itu harus bebas biaya. Kesehatan buat masyarakat kurang mampu. Saya yakin Jokowi bisa," harapnya.

Hal yang sama dikemukakan Chandra. Pemuda yang tergabung dalam Komunitas Semut Merah, relawan Jokowi, berharap janji-janji calon nomor urut 3 ini terealisasi segera.

"Menepati janji pasar tradisonal dibenahi, dengan transportasi baik. Intinya janji-jani dia harus ditepati. Ahok janjinya sekolah gratis berkualitas. Itu harus secepatnya karena rakyat Jakarta butuh pemimpin yang peduli warganya," ujarnya.

Janji ini juga diharapkan terbukti selama 5 tahun kepemimponan Jokowi-Basuki. "Harapannya janjinya dibuktikan kepada masyarakat kecil," kata Adi, relawan dari Sawah Besar, Jakpus.

(fdn/lh)


Berita Terkait