PKS mengalihkan dukungan ke Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) pasca pasangan cagubnya Hidayat-Didik J Rachbini kalah di putaran pertama Pilgub DKI. Jokowi yang sempat bersilaturahim ke DPP PKS gagal merayu PKS agar mengarahkan dukungan ke Jokowi-Ahok.
PKS akhirnya mendukung pasangan incumbent Foke-Nara dalam Pilgub putaran kedua. Dalam dukungannya tersebut, PKS mengakui ada mahar yang harus ditebus oleh Foke-Nara. Saat Foke-Nara kalah, PKS enggan disalahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat menegaskan perjuangan politik PKS dan semua parpol pendukung Foke tidak berhenti di sini. Namun merupakan proses panjang dalam memantau kandidat gubernur-wakil gubernur DKI terpilih.
"Proses panjang menuju demokrasi yang lebih dewasa dan demokrasi yang mampu menagih janji calon gubernur yang saat ini mendapat suara rakyat. Jangan sampai rakyat yang ikut lelah dalam proses ini dikecewakan," tegas Hidayat.
Semua perhitungan cepat (quick count) lembaga survei menyebut pasangan Jokowi-Ahok menang atas pasangan Foke-Nara. Hasil itu membuktikan bahwa isu SARA yang sering muncul belakangan ini tidak mempengaruhi suara pasangan Jokowi-Ahok.
"Isu SARA memang ada efeknya dan lebih banyak berpindah ke pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Tetapi isu suara tidak biasa mengurangi basis suara putaran pertama Jokowi-Ahok," ujar ahli statistik Lembaga Survei Indonesia (LSI) Adam Kamil di kantornya, Jl Lembang Terusan, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
(van/nrl)











































