Ini 5 Langkah Foke Menangi Pilgub DKI

Ini 5 Langkah Foke Menangi Pilgub DKI

- detikNews
Kamis, 20 Sep 2012 13:37 WIB
Ini 5 Langkah Foke Menangi Pilgub DKI
Jakarta -

1. Program Pilihan

Sebagai incumbent, Fauzi Bowo tentu diuntungkan dengan penguasaan masalah yang dihadapi Jakarta, dibanding calon lainnya. Ia menjadikan permasalahan yang ada sebagai program kampanye dalam pilgub DKI Jakarta. Yang paling sering digaungkan adalah programnya soal penerapan pola transportasi makro untuk mengurai kemacetan.

Ia juga mengatakan akan segera merealisasikan Mass Rapid Transportation (MRT) dan penambahan koridor busway untuk mengurai macet. Soal banjir, Fauzi Bowo memprogramkan pengerukan di beberapa sungai yang rawan terjadi banjir. Bahkan untuk menunjukkan komitmennya terealisasi, Fauzi Bowo menyatakan siap mundur jika masalah-masalah yang ada di Jakarta tidak dapat ia selesaikan.

2. Kuasai Koalisi Partai

Fauzi Bowo maju sebagai kandidat calon gubernur DKI Jakarta pada putaran pertama diusung oleh 8 partai, seperti Partai Demokrat, Hanura, PAN, PKB, dan PBB. Memasuki putaran kedua, dukungan partai untuk Foke makin menguat dengan masuknya PKS dan Partai Golkar dalam barisan partai pendukung.

Strategi koalisi partai ini menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Foke dalam pilgub DKI putaran kedua. Selain perolehan dukungan rill berupa suara, koalisi partai ini juga memudahkan kinerja Foke dalam pengambilan keputusan tingkat legislasi jika terpilih sebagai gubernur DKI.

3. Kekuatan Dana

Tak bisa dipungkiri, kekuatan dana kampanye menjadi salah satu motor penggerak untuk memenangkan pesta demokrasi 5 tahunan Ibukota. Fauzi Bowo tercatat memiliki dana kampanye paling besar dibandingkan calon lain. Berdasarkan laporan dana kampanye putaran pertama yang dilansir oleh KPU DKI, Fauzi Bowo menerima dana kampanye sebesar Rp 62.626.587.382.

Modal besar ini tentu menguntungkan Fauzi Bowo untuk menggelar kampanye dan menerapkan strategi-strateginya memenangkan pilgub DKI. Meski dalam putaran kedua tidak ada kandidat yang menyerahkan laporan dana kampanye, iklan kampanye Fauzi Bowo terlihat paling semarak dibandingkan dengan calon lain.

4. Ubah Slogan

Dalam putaran pertama Pilgub DKI, Fauzi Bowo memiliki slogan 'Jakarta Maju Terus' dan 'Menang 1 Putaran'. Slogan ini diterapkan untuk meraih simpati warga ibukota dengan mencoba meyakinkan bahwa kepemimpinannya perlu diteruskan dalam 5 tahun ke depan.

Memasuki putaran kedua, Fauzi Bowo mengganti slogan kampanyenya menjadi 'Bersatu Jakarta'. Slogan ini mencermikan besarnya dukungan partai yang merapat untuk memenangkan Fauzi Bowo, selain ajakan agar warga Jakarta bersatu memenangkan pasangan nomor 1. Slogan lain yang digunakan Fauzi Bowo adalah 'I Love Kumis'. Slogan ini pernah juga dipakai dalam pilgub DKI tahun 2007 silam.

5.Baju Putih-putih

Tak mau kalah dengan Joko Widodo, Fauzi Bowo juga menerapkan strategi branding melalui baju kampanye. Dalam putaran pertama Fauzi Bowo yang berpasangan dengan Nachrowi Ramli mengenakan baju serba hitam dan kopiah hitam. Namun dalam putaran kedua, model seragam mereka berganti menjadi putih-putih.

Menurut ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, putih-putih adalah simbol dari kesucian dan kepemimpinan yang bersih dari praktik korupsi. Foke terlihat mengenakan kostum putih-putih ini dalam deklarasi damai putaran kedua pilgub DKI di Monas dan dalam acara debat kandidat yang digelar secara resmi oleh KPU DKI
Halaman 2 dari 6
(bal/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads