1. Program Pilihan
|
|
Ia juga mengatakan akan segera merealisasikan Mass Rapid Transportation (MRT) dan penambahan koridor busway untuk mengurai macet. Soal banjir, Fauzi Bowo memprogramkan pengerukan di beberapa sungai yang rawan terjadi banjir. Bahkan untuk menunjukkan komitmennya terealisasi, Fauzi Bowo menyatakan siap mundur jika masalah-masalah yang ada di Jakarta tidak dapat ia selesaikan.
2. Kuasai Koalisi Partai
|
|
Strategi koalisi partai ini menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Foke dalam pilgub DKI putaran kedua. Selain perolehan dukungan rill berupa suara, koalisi partai ini juga memudahkan kinerja Foke dalam pengambilan keputusan tingkat legislasi jika terpilih sebagai gubernur DKI.
3. Kekuatan Dana
|
|
Modal besar ini tentu menguntungkan Fauzi Bowo untuk menggelar kampanye dan menerapkan strategi-strateginya memenangkan pilgub DKI. Meski dalam putaran kedua tidak ada kandidat yang menyerahkan laporan dana kampanye, iklan kampanye Fauzi Bowo terlihat paling semarak dibandingkan dengan calon lain.
4. Ubah Slogan
|
|
Memasuki putaran kedua, Fauzi Bowo mengganti slogan kampanyenya menjadi 'Bersatu Jakarta'. Slogan ini mencermikan besarnya dukungan partai yang merapat untuk memenangkan Fauzi Bowo, selain ajakan agar warga Jakarta bersatu memenangkan pasangan nomor 1. Slogan lain yang digunakan Fauzi Bowo adalah 'I Love Kumis'. Slogan ini pernah juga dipakai dalam pilgub DKI tahun 2007 silam.
5.Baju Putih-putih
|
|
Menurut ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, putih-putih adalah simbol dari kesucian dan kepemimpinan yang bersih dari praktik korupsi. Foke terlihat mengenakan kostum putih-putih ini dalam deklarasi damai putaran kedua pilgub DKI di Monas dan dalam acara debat kandidat yang digelar secara resmi oleh KPU DKI
Halaman 2 dari 6











































