Pantauan detikcom di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012) ada dua petugas Ketua Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) dan seorang saksi berbaju kotak-kotak. Beberapa pasien yang masuk dalam undangan daftar pemilih tetap (DPT) mendatangi TPS keliling untuk memberikan suaranya.
Sedangkan yang tidak boleh meninggalkan tempat tidur bukan berarti kehilangan hak pilih. Mereka cukup memanggil perawat dan mengatakan keinginannya untuk memberikan suara, lalu petugas KPPS dan petugas menghampiri kamar pasien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses tidak berlangsng lama, hanya 5 menit pencoblosan selesai dilakukan Farido. Meski mencoblos di dalam kamar, namun kerahasiaan surat suara tetap dijaga. Sebab Farido mencoblos di atas kasurnya yang dikelilingi tirai, mirip bilik suara. Siapa gubernur pilihan Farido, hanya dia dan Tuhan yang tahu.
Lalu petugas mendatangi pasien lainnya, Sahab Hutagalung. Pasen yang sedang sakit lever itu juga ingin memberikan suaranya dipilgub DKI kali ini.
(/nrl)










































