"Iya, memang semalam kita briefing dan sepakat untuk memakai baju bola," ujar Ketua Panitia Pemungutan suara TPS 090, Asep Saripudin, saat berbincang-bincang, di lokasi pemungutan suara, Anas Urbaningrum, Jl Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2012).
Asep menjelaskan kesepakatan bersama anggota panitia lain mengunakan baju bola, untuk membuktikan bahwa panitia TPS 090 tetap netral. Pengenaan kostum tertentu dikuatirkan bisa dipersepsikan keliru sebagai bentuk dukungan kepada pasangan calon tertentu.
"Ini untuk menunjukan dalam proses pemungutan suara kita netral, tidak memihak kepada siapa pun. Selain itu kita memakai baju bola, sekaligus menunjukan semangat pagi menyambut pemilih," jelasnya.
Sementara itu Aji salah seorang anggota menambahkan sebagai pendukung Manchester United (MU), berencana memakai jersey kesebelasan 'setan Merah' namun tersebut tidak jadi dilakukan. Maklum saja kostum baru MU ada motif kotak-kotak.
"Tadinya mau pakai baju MU yang baru, tapi motifnya kotak-kotak, nanti disangka berpihak lagi. Makanya pake baju MU yang lama," ujarnya sambil tertawa.
(edo/lh)











































