Hidayat Nurwahid berbaju putih. Ya, putih merupakan simbol pendukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Hidayat, selaku politisi PKS, mengikuti garis partainya yang menjatuhkan dukungan kepada cagub nomor urut 1 itu.
"Putih warna dari PKS. Kan dulu ada yang ingin membirukan Jakarta, memerahkan Jakarta, yang berhasil memutihkan Jakarta. Tapi saya juga tidak bisa mengatakan Foke ikut PKS," kata Hidayat saat ditemui di lokasi pencoblosan di TPS 13, Bangka, Mampang Prapatan, Jaksel, Kamis (20/9/2012).
Hidayat tampak mengenakan kemeja putih, celana bahan hitam, dan peci hitam, baju yang dikenakannya juga saat sarapan di rumah dinas Foke di Menteng. Sedang sang istri Diana mengenakan baju muslim warna ungu dan jilbab coklat. Nah, soal putih-putih ini, tim sukses Foke-Nara memang mencanangkan gerakan memutihkan Jakarta untuk pemilihan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin berlaku fair, profesional, memberikan selamat bagi yang menang dan kemenangan dengan cara elegan. Seperti yang kita ketahui, Jakarta barometer demokrasi di Indonesia. Saya berharap kemenangan sesuai hati nurani masyarakat Jakarta," terang Hidayat.
Di TPS itu, pencoblosan sudah digelar sejak pagi. TPS tampak sederhana, petugas KPPS juga tak memakai baju khusus. Di TPS itu tampak seorang saksi memakai baju kotak-kotak dan seorang saksi memakai kaus 'Jakarta Bersatu' yang menandakan pendukung Foke.
(ndr/nrl)











































