"Jangan jual suara Anda. Misalnya untuk Rp 50 ribu tapi berdampak lima tahun ke depan," ujar anggota Panwaslu DKI Jakarta M Jufri, kepada detikcom, Kamis (20/9/2012).
Ia meminta agar seluruh tim sukses masing-masing pasangan jangan lagi berkampanye atau mempengaruhi pemilih. Panwaslu ingin supaya warga DKI bisa memilih calon sesuai nuraninya tanpa embel-embel apapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beri masyarakat waktu untuk berpikir siapa yang terbaik, jangan pengaruhi pemilih. Biarkan mereka memilih berdasarkan pilihannya," pinta Jufri.
Pihaknya juga siap menerima laporan jika ada pihak yang kedapatan sengaja mengumpulkan sejumlah orang untuk mendukung pasangan tertentu. "Jika yang dikumpulkan itu saksi bukan pelanggaran, tapi kalau masyarakat, jelas pelanggaran," tegasnya.
(mok/slm)











































