Korban tewas saat tengah bekerja bersama rekannya untuk memasang tiang pancang jalan tol. Korban bertugas naik ke atas tumpukan beton melepas tali pengikat tiang pancang.
Tiba-tiba, susunan tiang pancang menggelinding akibat tiang pada bagian bawah terkena air laut yang sedang surut. Korban pun tewas tergencet tiang panjang seberat empat ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi tengah memeriksa insiden ini. Enam orang, terdiri mandor proyek, sopir crane dan sejumlah pekerja yang saat itu berada di lokasi diperiksa. Mayat korban saat ini dititipkan di kamar mayat RSUP Sanglah, Denpasar.
Juru bicara proyek jalan tol Benoa-Nusa Dua Drajad menjelaskan insiden tersebut murni kecelakaan kerja. "Kita minta kehati-hatian pekerja di setiap unit serta pemenuhan standar dan prosedur kerja agar musibah tak terulang," katanya.
(gds/mok)










































