"Pilkada DKI harus dikawal hingga detik terakhir untuk memastikan bahwa hasilnya nanti benar-benar wujud nyata aspirasi rakyat Jakarta dan bukan hasil manipulasi pihak tertentu," ujar Puan saat mengunjungi dapur umum di RW 10, Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012) dini hari seperti rilis yang diterima redaksi.
Dapur umum itu lokasinya tidak jauh dari TPS 027. Saat Puan datang, sejumlah petugas TPS sedang berjaga-jaga. Puan kemudian masuk ke dalam dapur yang dijaga Ketua PAC Menteng PDIP, Grace.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa pun bisa makan dan bebas, termasuk warga. Nanti warga silakan ambil sendiri," tutur Grace.
Selain ke Kebon Sirih, Puan juga berkunjung ke beberapa dapur umum milik PDIP di sekitaran Kecamatan Menteng. Di setiap dapur umum, Puan menitipkan sejumah es krim sebagai bahan tambahan bagi dapur umum.
Di berbagai tempat yang disambanginya, Puan menemui puluhan warga yang masih aktif melakukan kegiatan untuk persiapan pencoblosan. Meski terlihat bersemangat, Puan mewanti-wanti untuk bisa tetap beristirahat.
Dengan konsentrasi yang tinggi, tindakan curang bakal bisa dihindari. "Jangan karena begadang, kecapaian, malah nanti ketiduran saat pencoblosan. Kotak suara dicek. Jangan sampai kotak suara pas dibuka sudah ada isinya," ujar Puan.
Menurut Puan, partainya juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan Pilgub DKI berjalan lancar. Keputusan Fraksi PDIP juga sudah memberi instruksi setiap anggotanya untuk kecamatan-kecamatan yang menjadi tanggung jawab anggota tersebut.
"Masa kampanye sudah selesai dan sekarang saatnya rakyat menyatakan harapan mereka dengan menggunakan hak pilih. Kami ajak rakyat DKI agar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan nasib Jakarta 5 tahun ke depan," tutupnya.
(mok/slm)










































