Idris kaget saat melihat benda yang agak asing baginya. "Saya kira kaleng. Pas dilihat ternyata granat," ungkap Idris.
Mendapat laporan perihal penemuan granat, anggota Polsek Bogor Barat segera mengamankan granat asap ke Mapolsek Bogor Barat. Dari informasi yang dihimpun dari salah satu anggota TNI yang enggan disebutkan namanya, granat itu merupakan granat asap untuk penerjunan. "Granat ini hanya mengeluarkan asap saja. Biasa dipakai untuk penerjunan anggota TNI," tuturnya.
Berdasarkan pengecekan, granat jenis HO dengan kode LOT EC - 84A655-007 itu berdiameter 5 cm dan tinggi 12 cm.
Kapolsek Bogor Barat Kompol Hida Tjahjono mengatakan, granat itu merupakan granat tangan asap dan masih aktif dengan pemicu yang masih melekat di bagian atas.
Langkah selanjutnya, polisi menyisir TKP untuk mencari kemungkinan adanya granat lain. Usai penyisiran, mereka menyerahkan barang bukti ke Jihandak utk di-nonaktifkan.
"Sekarang sudah diamankan oleh tim Gegana dan granat masih dalam kondisi lengkap dengan pemicu," singkatnya.
(trw/trw)











































