Salah satu pekerja, Sakdun mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut membuatnya panik. Ia yang saat itu sedang berada mengerjakan pembangunan apartemen di lantai 17 langsung berlari menuruni tangga. Namun nahas, dua sepeda motornya sudah hangus terbakar.
Â
"Saya sudah berusaha lari ke bawah tapi ternyata tidak sampai. Sudah hangus," katanya di lokasi, Rabu (19/2/2012)
Â
Seorang saksi mata sekaligus pemilik warung, Karni mengaku kaget saat melihat api yang tiba-tiba berkobar di mes yang letaknya tidak jauh dari warungnya. Ia pun dengan sigap menyelamatkan sepeda motor milik anaknya. Namun ketika hendak kembali untuk menyelamatkan uang dan barang-barang lainnya, ia terlambat.
"Apinya menyebar cepat. Rambut saya sampai hampir terbakar," ungkap Karni.
Â
Melihat barang-barang dan warungnya terbakar, ia pun berteriak minta tolong. Namun sayang barang dan uang yang ditaksir mencapai Rp 50 juta tersebut sudah dilalap api.
Â
Sementara itu, Kepala seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Supriyanto mengatakan pemadaman membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan mengerahkan tujuh buah mobil pemadam kebakaran. Supriyanto juga menambahkan, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui, namun diperkirakan terjadi akibat korsleting listrik.
(alg/trw)











































