"Hasil olah TKP sementara pada dinding terdapat jelaga hitam dan ditemukan potongan logam yang mirip ditemukan pada TKP peledakan Gedung DPRD Jaya Wijaya. Namun belum dapat ditentukan bahan peledaknya," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Insiden tersebut terjadi, Selasa (18/9) kemarin, sekitar pukul 20.55 WIT. Pos saat itu dalam keadaan kosong saat peristiwa ledakan terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pemeriksaan sejumlah saksi, sebelum ledakan terjadi terdapat dua orang yang berada di lokasi ledakan. "Satu orang memakai sweater terlihat sedang jongkok di pelataran pos dan satu orang lagi berdiri di depan pos.
"Pelaku diduga dua orang," terangnya.
Boy menjelaskan, guna menyelidiki apakah ada keterkaitan antara ledakan di kantor DPRD Jaya Wijaya dengan Pos Lantas, Tim Puslabfor Mabes Polri cabang Makassar didatangkan untuk mengecek lokasi kejadian.
"Untuk mengetahui jenis bahan peledak yang digunakan pelaku, akan didatangkan Puslabfor Polri cabang Makassar," ujarnya.
(ahy/rmd)











































