"Kita sedang menyampaikan komunikasi koordinasi supaya pihak kepolisian memahami dan bisa membantu KPK. Karena kita paham bahwa tugas kepolisian harus mendukung penuh dan bantu KPK semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas pemberantasan korupsi," ujar Abraham.
Hal itu disampaikannya di sela-sela rapat dengan Timwas Century, di komplek gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Β
Abraham mengatakan, penarikan penyidik itu jelas akan menghambat tugas KPK. Bahkan sekalipun Polri mengirim penyidik pengganti, tetap saja penanganan kasus korupsi menjadi lebih lambat.
"Walaupun diganti dengan penyidik yang lebih baik, tetap ganggu kinerja KPK. Karena di antara para penyidik ini, satu penyidik bisa menangani tiga sampai 11 perkara. Coba Anda bayangkan kalau tiba-tiba ditarik, terbengkalai semua perkara-perkara ini," sesal pria asal Makassar ini.
Sebelumnya, kepolisian menyatakan menarik 20 penyidik dari KPK untuk dikembalikan ke kesatuan polisi. Padahal, di antara 20 penyidik itu, ada yang sedang menangani kasus korupsi pengadaan alat simulator ujian SIM. KPK menyatakan akan tetap memperjuangkan 20 penyidiknya ini.
(/gah)











































