Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah menyatakan, potongan kaki itu ditemukan dua warga setempat, Selasa (18/9/2012) dini hari. Pada awalnya, keduanya tidak yakin benda yang tersangkut di bambu itu adalah kaki manusia. Tapi setelah dicek, benda tersebut memang potongan kaki.
Kedua warga tersebut melapor ke polisi terdekat. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengirim potongan kaki itu ke RS untuk kepentingan autopsi. Polisi juga mengimbau warga yang merasa kehilangan keluarga agar melapor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi belum bisa memastikan jenis kelamin korban berdasarkan fisik potongan kaki tersebut. Almansyah menyebutkan, hingga saat ini polisi menunggu konfirmasi dari rumah sakit mengenai hasil autopsi dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Itu kaki kiri, belum dipastikan milik pria atau perempuan dan sudah berapa hari tersangkut di sungai," ungkapnya.
Jika potongan kaki tersebut merupakan korban mutilasi, kata Almansyah, maka hal itu adalah kasus mutilasi pertama yang ditangani Polda Jambi. Untuk itu, polisi berupaya sesegera mungkin mengungkap kasus tersebut.
(trw/nrl)











































