Presiden SBY memang melakukan reshuffle kabinet sebagai ujung dari evaluasi kabinet pada tahun 2011 lalu. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dianggap kerap bertentangan dengan kebijakan pemerintahan kehilangan satu menterinya.
"Masa bakti kabinet kurang dari 2 tahun saja. Maka tidak ada relevansinya dievaluasi lagi. Kalau dilakukan evaluasi, lantas untuk apa hasil evaluasi tersebut? Apa mau untuk bahan reshuffle lagi? Saya memastikan tidak perlu ada reshuffle lagi untuk sekedar kurang dari dua tahun saja," kata Ketua DPP Golkar Hajriyanto Y Tohari, kepada detikcom, Rabu (19/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih baik kinerja kabinet digenjot lagi saja dengan target-target yang tinggi," kata Hajriyanto.
Bulan Oktober 2012 nanti Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II genap berusia 3 tahun. Di dua tahun sisa masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Demokrat (PD) mendorong menteri yang tidak fokus mengurus kementerian untuk direshuffle.
"Menteri yang nggak fokus, bagusnya diganti. Daripada jadi beban kan," kata Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Rabu (19/9/2012).
(van/ndr)











































