"Ada permintaan keterangan oleh KPK terhadap Pak Gumilar. Sedang dilakukan penyelidikan salah satunya tentang pengadaan IT di perpustakaan baru UI," jelas Jubir KPK, Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Kuningan, Selasa (18/9/12) malam.
Johan mengatakan penyelidikan ini adalah tindak lanjut dari adanya pelaporan masyarakat dan beberapa LSM tentang dugaan korupsi yang terjadi di UI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini sudah ada sekitar 10 orang yang diperiksa terkait kasus ini. Johan juga menambahkan bahwa laporan BPK mengenai hasil audit keuangan di UI juga sedang ditelusuri oleh KPK.
"Yang sudah dimintai keterangan sekitar 10 orang. Hasil audit BPK tentang UI juga sedang dipelajari. Kan salah satu bagiannya ada yang tentang laporan keuangan IT perpustakaan," ujarnya
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya menyerahkan hasil audit investigasi pengelolaan dana Universitas Indonesia (UI) ke DPR.
Anggota BPK Rizal Jalil menyebut sejumlah proyek di UI berpotensi merugikan negara Rp 41 miliar. Selain itu rektor UI juga dinilai tidak cermat dalam kerjasama menyangkut rumah sakit pendidikan UI. Biaya penyelenggarannya membengkak dan merugikan negara Rp 4 miliar.
Gumilar juga sebelumnya menegaskan bahwa tidak semua hasil audit BPK pasti ada korupsi.
(ndr/ndr)











































