Nana ditangkap saat sedang berdiri di Plaza Jambu Dua, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa (18/09/2012) pagi. Saat akan ditangkap, Nana mencoba melarikan diri sehingga petugas sempat terlibat perkelahian dengan pelaku. Polisi masih menyelidiki motif pembunuhan disertai perampokkan.
"Pengakuan pelaku motifnya karena tidak punya uang untuk membayar hutang. Tapi, kita masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan tersebut," ujar Kapolres Kota Bogor AKBP Hilman dalam konferensi pers di Mapolsek Tanah Sareal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditemukan, karyawati Hotel Papirus itu dalam kondisi tertelungkup di bawah tempat tidur dan hanya memakai kaos merah tanpa memakai celana dalam. Polisi yang melakukan penyelidikan mencurigai Nana alias Riyan sebagai pelaku pembunuhan tersebut.
Kecurigaan petugas semakin mengarah kepada Nana setelah petugas menemukan handphone korban yang digunakan oleh istri pelaku, TH (28). "Petugas semakin curiga terhadap Nana, padahal dia sempat jadi saksi pada awal penyidikan," ujar Hilman.
Hilman menjelaskan, berdasarkan pengakuan Nana, aksi perampokkan disertai pembunuhan dilakukan karena pelaku terjerat hutang ke sejumlah orang. Atas dasar itu, muncul niat pelaku untuk mencuri uang di kamar kontrakan korban.
"Pelaku menyelinap masuk ke kamar korban yang saat itu pintunya tidak dikunci. Saat itu korban sedang mandi." katanya.
Saat berada di kamar korban, pelaku langsung mengambil uang di dalam dompet yang diletakkan di atas kasur. Namun, belum sempat pelaku keluar kamar, korban keburu keluar dari kamar dan memergoki aksi Nana. Korban yang hanya mengenakan handuk, berteriak histeris.
Kaget korban keluar, pelaku mengaku langsung mengambil martil yang ada di atas kulkas dan menghantamkannya ke kepala korban sebanyak 16 kali.
"Setelah korban terkapar, pelaku masih mencekik leher wanita itu," ujarnya.
Untuk menghilangkan jejak, lanjut Hilman, pelaku menyembunyikan korban di bawah tempat tidur. Namun, sebelumnya pria yang memiliki dua istri itu, melucuti celana dalam korban dan mengambil motor Yamaha Jupiter Z milik korban.
"Untuk mengelabuhi petugas, pelaku meletakkan foto teman pria korban di lantai, agar polisi mencurigai pelakunya adalah teman dekat korban," tukasnya.
(van/van)










































