Dubes RI: China, Partner Terpenting Buat Indonesia

Laporan dari Beijing

Dubes RI: China, Partner Terpenting Buat Indonesia

- detikNews
Selasa, 18 Sep 2012 06:05 WIB
 Dubes RI: China, Partner Terpenting Buat Indonesia
Beijing - Hubungan Indonesia dengan China semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Kini, China menjadi salah satu partner terdekat dan terpenting buat Indonesia.

Hal ini disampaikan Duta Besar Indonesia untuk China Imran Cotan dalam pidato di resepsi HUT Kemerdekaan ke-67 RI di ballroom China World Hotel di Beijing, Senin (17/9/2012) malam. Hadir dalam acara resepsi ini, Wakil Menlu China Fu Ying dan para dubes negara asing, serta sekitar 1.000 undangan.

Hubungan Indonesia-China mengalami kenaikan dalam berbagai sektor. Dalam sektor perdagangan misalnya, nilai perdagangan kedua negara mengalami kenaikan tiga kali lipat sejak 2010: dari US$ 26 miliar menjadi US$ 62 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China saat ini menjadi partner dagang terbesar kedua bagi Indonesia, di bawah sedikit Jepang. Di awal tahun ini, Presiden SBY dan PM China Wen Jiabao telah menentukan target baru pada 2015 sebesar US$ 80 miliar," tutur Imron.

Akhir Maret 2012 lalu, juga telah ditandatangani MoU antara para pengusaha Indonesia dengan China dengan nilai US$ 17 miliar. MoU ini disaksikan langsung oleh SBY di Beijing.

Sektor investasi juga mengalami trend yang sama. Tahun lalu, Indonesia telah mendapatkan investasi dari China sebesar US$ 1,2 miliar. "Investasi China diharapkan naik pesat dalam beberapa tahun mendatang," harap Imron.

Sektor pariwisata juga meningkat. Tahun lalu, ada sekitar 775 ribu wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia. Sementara Indonesia mengirimkan 1 juta wisawatannya ke China.

"Kami berharap tahun depan akan ada sekitar 1 juta wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia," ujar Imron.

China juga menjadi salah satu tujuan favorit para pelajar Indonesia. Saat ini ada sekitar 10 ribu pelajar dari Indonesia yang belajar di semua penjuru China. "Saya berharap satu atau dua orang nanti akan menjadi pemimpin masa depan untuk melanjutkan hubungan bilateral kita," kata Imron.


(asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads