Kapolri: Ledakan di BIP Bogor Tak Terkait Pilpres
Jumat, 03 Sep 2004 16:42 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar mengatakan ledakan di pusat perbelanjaan Bogor Indah Plaza (BIP) di Bogor tidak terkait pilpres putaran kedua. Situasi menjelang pilpres kondusif."Kalau dari segi analisis kita terhadap situasi menjelang pemilu pada umumnya kondisi kondusif. Tidak ada satu informasi atau petunjuk yang diperoleh secara signifikan bahwa ada gangguan atau ancaman yang berarti. Tetapi memang ada saja peristiwa, seperti ledakan di Bogor yang setelah diperiksa merupakan low explosive. Kemudian ada ancaman bom yang menyusul itu memang sering sekali terjadi," kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/9/2004).Pusat Pembelanjaan Bogor Indah Plaza (BIP) di Jalan Soleh Iskandar, Bogor diguncang ledakan keras. Ledakan sebanyak tiga kali terjadi di tong sampah yang diletakkan di deretan ruko-ruko yang berada di sebelah gedung yang disewa Yogya Dept Store."Kalau ada ledakan walaupun kecil di satu tempat, ada saja orang yang memanfaatkan dengan pemberitahuan akan membom atau ada bom di suatu tempat itu. Hal yang umum tetapi setelah ada pengecekan ternyata tidak terjadi apa-apa," ujarnyaDikatakan dia, ledakan serupa terjadi di Bandung beberapa waktu lalu. "Karena ledakan kecil dan mungkin dilakukan oleh orang yang sama dan iseng seperti itu. Tetapi mungkin juga oleh orang lain. Itu masih dalam penyelidikan," imbuhnya.Lebih lanjut, Kapolri mengatakan kedua ledakan ini tidak ada kaitannya dengan pilpres II. "Setelah dianalisa ternyata tidak ada yang signifikan.Sementara ini, kita belum melihat suatu kelompok yang serius tetapi tetap menjadi perhatian kami lebih meningkatkan antisipasi," ungkap Kapolri.Ada yang menamakan jaringan teroris?"Masih terus dievaluasi dan dipelajari. Kita akan lihat itu iseng atau kelompok serius," tandasnya.
(aan/)











































