Menlu: Soal Starbuckgate, Australia Masih Percaya RI

Menlu: Soal Starbuckgate, Australia Masih Percaya RI

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2004 14:17 WIB
Jakarta - Menlu Hassan Wirajuda menyatakan, pemerintah Australia masih memberikan kepercayaan terhadap proses hukum Indonesia terkait dengan peristiwa Ali Imron yang diajak dugem Brigjen Gorries Mere di Starbuck Coffee pada Rabu malam (1/9/2004)."Saya membaca laporan itu, ada tangapan dari Menlu Australia tapi ada kepercayaan dari pihak Australia bahwa tidak ada kebebasan Ali Imron dari hukumannya," kata Menlu di Istana Negara, Jl.Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2004).Pada Kamis kemarin, Menlu Alexander Downer tengah memeriksa berita dugemnya Ali Imron itu. "Saya tidak tahu kalau dia (Ali Imron) keluar (penjara) dan tentang... dia tentunya belum dibebaskan dan kami tidak ingin dia dibebaskan. Kami telah memeriksa, dan kami sangat yakin bahwa dia tidak akan dilepaskan," ujar pejabat tinggi Australia itu.Ketika ditanya wartawan apakah ada kemungkinan terpidana seumur hidup bom Bali itu kabur selagi di luar penjara, Downer menjawab: "Kelihatannya tidak, begitu yang dibilang orang Indonesia."Meskipun berita itu ramai diberitakan di Australia, namun pemerintah tetap percaya pada Indonesia. "Pemerintah Australia tidak ada keberatan karena memang faktanya Ali Imron tidak dibebaskan," tegas Menlu Hassan Wirajuda. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads