"Kami berupaya untuk melakukan penurunan alat peraga kampanye memasuki masa tenang. Semua spanduk itu kita tertibkan tadi malam, memang masih ada yang akan diturunkan spanduk-spanduk kecil termasuk spanduk 'Terimakasih Pak Gubernur," ujar anggota Panwaslu DKI, Jufri di kantornya, Jalan Suryo Pranoto, Jakpus, Senin (17/9/2012).
Menurut Jufri, meski spanduk 'Terimakasih Pak Gubernur tidak memenuhi unsur pelanggaran kampanye, tapi spanduk itu terkait dengan pilkada dan mempengaruhi pemilih. Pihaknya tetap akan menertibkan spanduk-spanduk itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain spanduk itu, pihaknya juga berjanji akan menurunkan spanduk-spanduk yang bahkan memilik unsur SARA. Maka sampai hari pemungutan suara seluruhnya akan ditertibkan.
"Ada juga spanduk berbau SARA seperti jangan memilih non-muslim atau Jakarta jangan terkotak-kotak. Ini berbahaya karena mempengaruhi pemilih. Oleh karenannya akan kami turunkan semuanya sampai hari pemungutan suara," kata Jufri.
"Karena masa tenang ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk memikirkan calon yang terbaik bagi masyarakat DKI, karena tiap pasangan calon sebelumnya sudah menyampaikan visi misi di depan masyarakat," imbuhnya.
(/)











































