"Tender ini internasional yang diawasi oleh lembaga yang cakupan internasional, besok akan diadakan pengumuman paket tender di Balai Kota, mudahan-mudahan jam dua siang," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat konferensi pers di Balai Kota, JL Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2012).
Fauzi menuturkan proyek MRT ini pembiayaannya merupakan pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang didapatkan dari lembaga Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fauzi menjelaskan proyek tender ini tidak seperti tender yang dilakukan oleh Dinas PU Jakarta Selatan yang dapat diikuti semua orang.
"Ini bukan seperti tender dinas Jakarta Selatan, yang bisa diikuti semua orang. Mengapa jadi sulit, karena karena kalau tidak dapat pinjaman dan tidak pihak mau memberi pinjaman, proyek ini tidak berjalan," jelasnya.
Ia menuturkan dirinya belum mengetahui sejauh mana proyek ini berjalan, hal itu dikarenakan proyek ini memerlukan cukup banyak kajian lebih lanjut.
"Saya kurang paham sudah selesai yang sudah selesai tender, proyek ini masih memerlukan cukup banyak package. Hampir 15 km, 14 km sebagian di atas tanah sebagian di bawah. Saya yakin kan selesai, pada 2016 paling lambat 2017 awal," tandasnya.
(edo/nwk)











































