''Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Koperasi dan UKM mengharapkan para pelaku usaha mikro yang menjadi korban kebakaran bisa beraktivitas lagi seperti biasa,'' ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ratna Ningsih saat dihubungi, Minggu (16/9/2012).
Ratna menuturkan untuk korban di Pondok Bambu, pemerintah DKI Jakarta memberikan 10 paket alat pembuat mebel untuk digunakan bersama-sama. ''Di Pondok Bambu itu korban kebakaran adalah pengrajin mebel. Kita berikan bantuan 10 paket alat pembuat mebel untuk digunakan bersama,'' tutur Ratna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk korban di Jatinegara Kaum dan kawasan PIK Pulo Gadung, Ratna menjelaskan pihaknya memberikan bantuan dana rehabilitasi pembangunan senilai Rp 20 juta.
''Warga Jatinegara kaum kami beri bantuan uang Rp 20 juta kepada sembilan kepala keluarga agar mereka bisa membangun kembali tempat tinggal dan Rp 10 juta untuk membangun musala di daerah tersebut,'' katanya.
Selain bantuan dana, korban kebakaran di kawasan PIK juga diberikan mesin jahit. Hal itu dikarenakan korban di wilayah itu memiliki usaha garmen.
''Mesin jahit yang terbakar delapan unit oleh karena itu kami menyumbang delapan unit sebagai pengganti yang terbakar, agar pengrajin dapat bekerja dan bisa operasional lagi secara maksimal,'' tukasnya.
Istri Gubernur DKI Jakarta, Haryatiek Fauzi Bowo, juga turut hadir dalam acara pemberian bantuan tersebut. Haryatiek ingin yang bersimpati kepada korban kebakaran ingin bertemu langsung dengan para korban.
(edo/tor)










































