Survei LSI: Jokowi & Foke Sama-sama Berpeluang di Pilgub DKI

Survei LSI: Jokowi & Foke Sama-sama Berpeluang di Pilgub DKI

Rina Atriana - detikNews
Minggu, 16 Sep 2012 16:07 WIB
Survei LSI: Jokowi & Foke Sama-sama Berpeluang di Pilgub DKI
Jakarta -

Persaingan pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk merebut kepemimpinan di DKI Jakarta semakin sengit. Keduanya dinilai memiliki peluang yang sama untuk bisa menjadi pemenang di pilgub DKI putaran kedua pada 20 September mendatang.

Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), selisih perolehan suara yang diperoleh kedua pasangan cukup tipis.

"Dengan berbagai faktor, kami tidak tahu siapa yang unggul waktu survei dilakukan. Dan apa lagi pada hari H nanti, keduanya sama-sama berpeluang menang, tergantung keunggulan dalam mobilisasi hingga di kotak suara nanti. Kerja mobilisasi masih jauh dari survei," ujar Direktur Eksekutif LSI (Lembaga Survei Indonesia), Kuskridho Ambardi, dalam jumpa pers yang digelar di kantornya, Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari survei tersebut, popularitas Foke lebih tinggi dari Jokowi. Popularitas Foke mencapai 97 persen. Namun dari persentase tersebut, 72 persen mengaku menyukai Foke. Sementara popularitas Jokowi hanya 84 persen dan dari jumlah itu, 76 persen mengaku menyukai sosok Jokowi.

Saat pewawancara memberikan pertanyaan terbuka, "Tolong sebutkan siapa yang akan Anda pilih sebagai gubernur DKI Jakarta?" 44 Persen responden menjawab akan memilih Foke, dan 44,1 persen memilih Jokowi. Sementara yang mengaku tidak tahu 11,9 persen.

Saat responden diberikan pertanyaan tertutup, "Siapakah yang akan Anda pilih dari nama-nama berikut untuk gubernur DKI Jakarta?", Foke mengungguli Jokowi. Foke meraih 45,3 persen, sedangkan Jokowi 44,8 persen. Sementara 9,9 persen tidak tahu.

Namun saat pertanyaan diberikan secara utuh dengan menyebutkan pasangan masing-masing, 44,7 responden responden memilih Foke-Nara, sedangkan Jokowi-Basuki 45,6 persen. Sisanya, 9,7 persen mengaku tidak tahu.

Survei ini digelar 2-7 September 2012 dengan sampel awal 800 responden. Dari 800 responden tersebut, sebanyak 399 berhasil diwawancarai. Sisanya 401 tidak bisa diwawancarai dengan berbagai alasan. Survei menggunakan metode stratified two stage random sampling dengan margin of error 5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Masing-masing responden diwawancarai lewat tatap muka langsung oleh dua pewawancara. Setiap dua pewawancara bertugas untuk satu TPS yang terdiri hanya dari 10 responden. Populasi responden juga dikelompokkan menurut wilayah.

(rmd/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini