Dubes Esti: ASEAN Siap Menjadi Mitra Kuat Norwegia

Laporan dari Oslo

Dubes Esti: ASEAN Siap Menjadi Mitra Kuat Norwegia

- detikNews
Sabtu, 15 Sep 2012 16:40 WIB
Dubes Esti: ASEAN Siap Menjadi Mitra Kuat Norwegia
Oslo -

ASEAN pada usia mulai matang ini siap menjadi mitra lebih kuat bagi Norwegia dan masyarakat internasional dalam berbagai isu internasional dan regional, sebagaimana visi Bali Concord III pada KTT ASEAN 2011 di Bali.

Hal itu ditegaskan Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia merangkap Republik Eslandia Esti Andayani dalam sambutan pada perayaan HUT ASEAN ke-45 di Storsalen Menighet, Oslo (13/9/2012).

Menurut keterangan Fungsi Pensosbud KBRI Oslo Dyah Kusumawardani, ini adalah kali pertama keempat perwakilan di bawah payung ASEAN yakni Kedubes Indonesia, Philippina, Thailand dan Vietnam, mengadakan suatu acara bersama di Ibukota Norwegia itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mewakili para Dubes negara-negara anggota ASEAN di Norwegia tersebut, Dubes Esti menyampaikan harapan agar kerjasama antara ASEAN dan Norwegia dapat semakin kokoh di masa mendatang, dan untuk mencapai itu pengenalan budaya adalah kuncinya.

Melalui budaya, dinding yang muncul ketika orang dari berbagai budaya berinteraksi akan runtuh, karena budaya menjembatani kolaborasi dan kerjasama lebih lanjut yang lebih kuat," ujar Dubes.

Sebagaimana keterangan Fungsi Pensosbud KBRI Oslo Dyah Kusumawardani, perayaan ini dihadiri 350 orang tamu undangan antara lain Wakil Menteri Pembangunan Internasional Norwegia Arvinn E. Gadgil, kalangan pemerintah, korps diplomatik, kalangan bisnis, relasi masing-masing Kedubes dan tokoh masyarakat.

Wamen Gadgil menyampaikan apresiasi terhadap acara ini kepada keempat Dubes negara ASEAN, dan bahwa dirinya merasa sangat senang dapat hadir dan menikmati budaya dan kuliner khas keempat negara ASEAN.

"Kombinasi yang jarang terjadi di Norwegia," cetus Gadgil.

Budaya ASEAN

Acara pada petang akhir musim panas yang cerah itu berlangsung meriah dan gedung pertunjukan yang terletak pada jalan Staffeldsgate 4, Oslo, itu penuh oleh tamu.

Dalam pertunjukan budaya, Tari Saman yang dibawakan oleh Anak Indonesia, kelompok tari putra putri KBRI Oslo, mendapat sambutan paling meriah. Kecepatan, gerak ritmik dan dinamik tarian ini mengundang decak kagum.

Memerankan Dayang Sumbi ketika kehilangan Sangkuriang, Tari Topeng yang dibawakan oleh Fatimah Shaw Iversen juga menghipnotis para penonton dengan gerakannya yang anggun dan elegan serta emosi yang dibawakan dengan luwes.

Sementara itu, Kedubes Philippina tampil dengan medley lagu dan tari negara tersebut, Kedubes Thailand dengan tari Kinari Ron dan Phu Thai Sam Pao, dan Kedubes Vietnam dengan permainan biola. Kedubes Thailand bahkan mendatangkan artis mereka secara khusus dari negaranya untuk acara ini.

Malam budaya tersebut didahului dengan resepsi, dimana para tamu dapat menikmati kuliner khas keempat negara ASEAN. Sajian Indonesia, sate ayam dan domba serta dadar gulung sangat digemari. Demikian pula wedang jahe dan jus jambu termasuk favorit para tamu.

Apresiasi para tamu terhadap acara ini ternyata sangat tinggi. Saya senang sekali dapat hadir malam ini. Tidak hanya pertunjukan budayanya sangat bagus, namun hidangan yang disajikan juga luar biasa,"

Acara ini terselenggara berkat dukungan maskapai penerbangan flag carrier Thailand dan mitra swasta internasional. Untuk semakin mengenalkan dan menguatkan kehadiran ASEAN di Norwegia, keempat Kedubes negara-negara ASEAN berkomitmen untuk menyelenggarakan acara bersama kembali di masa mendatang.

(/)


Berita Terkait