"Apinya sudah padam. Kebun yang rusak sekitar 30 hektar," kata Kepala Desa Digaronggong, Wiwin Bunyamin, kepada wartawan, Sabtu (15/9/2012)
Lahan perkebunan yang terbakar adalah milik warga. Untungnya letak perkebunan jauh dari pemukiman sehingga tiddak ada korban jiwa yang jatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dikatakannya, diduga kebakaran kebun milik warga akibat kekeringan yang berkepanjangan. Sehingga akibat cuaca panas dan hembusan angin kencang, gesekan antar pohon mengakibatan percikan api.
"Percikan api tersebut akhirnya merembet dari pohon ke pohon dan membesar," pungkasnya.
(lh/lh)











































