"Jawabannya saya begini saya, sudah gaharu cendana pula, sudah tahu masih tanya pula," selorohya usai menghadiri halal bihalal dengan pelaku usaha kecil menengah di Jabar, di Hotel Horison Bandung, Jumat (14/9/2012). Acara ini juga dihadiri Wagub Jabar Dede Yusuf.
Apakah itu dede yusuf? "Sudah ya cukup ya," ujarnya tanpa mau berterus terang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika didesak apakah itu Dede Yusuf. "Seperti yang telah disampaikan tadi sudah tahu masih tanya pula," selorohnya.
Namun akhirnya Bima mau berterus terang. Menurutnya saat ini figur kuat yang akan didukung PAN pada Pilgub nanti adalah Dede Yusuf. "Dede ini figur potensial untuk melanjutkan pembangunan di Jabar. Dede bukan orang baru di PAN, dia itu keluarga kita juga, kita memiliki kedekatan emosional dan kekeluargaan," katanya.
Selain itu, katanya, hal itu juga berdasarkan pertimbangan berbagai dinamika di partai, dan juga hasil survey. "Tentunya juga kapasitas beliau dan juga komunikasi yang telah kita jalin selama ini," ungkapnya.
Bagaimana dengan pendamping? "Inginnya sih dari kader PAN, tapi kalau enggak bisa ya kita coba cari calon yang bisa mempresentasikan kader PAN. Kita lagi browsing nama-nama yang pas mendampingi Kang Dede nanti dan juga tentunya dengan partai yang akan mendukung nanti," katanya.
Disinggung soal luka politik terkait 'membelotnya' Dede dari PAN, Aria menjawab diplomatis. "Saatnya menatap ke depan, menata Jabar ke depan, figur mana yang progresif dan potensial," tandasnya.
Sementara itu di tempat yang sama Dede Yusuf terlihat sumringah mendengar jawaban Hatta. "Saya hanya mendengar saja, ya begitu. Saya tidak berhak bicara dukungan sekarang ini karena posisi saya saat ini wagub," elaknya.
(tya/fjp)











































