Adami Wilson yang menggunakan kaos biru bergaris putih dan menggunakan topi itu keluar dari LP Nusakambangan dengan pengawalan ketat petugas BNN bersenjata lengkap pada Jumat (14/9/2012) pukul 14.20 WIB.
Adami digiring ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap, Jalan Bromo, dengan kedua tangan yang di rantai. Adami langsung dibawa ke lantai dua kantor BNNK.
Adami merupakan terpidana mati dan menghuni Lembaga Permasyarakatan (LP) Kembang Kuning, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah atas kasus yang sama. Ia merupakan warga negara Nigeria ditangkap oleh petugas BNN saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap saat sedang menjalani rawat inap karena sakit, Kamis (13/9) kemarin setelah diintai selama tiga hari.
Dari informasi yang dikumpulkan, Adami ditangkap setelah petugas BNN mengembangkan kasus penangkapan kurir narkoba di Nusa Tenggara Timur dan Medan. Saat petugas BNN menggeledah Ruang Dahlia kelas VIP seharga Rp 240 ribu tempat ia dirawat, petugas BNN menemukan seorang teman wanita yang sedang bersamanya dan sejumlah alat kontrasepsi.
Sementara Baharudin, sipir yang menjaga Adam saat di rumah sakit, hanya mengetahui jika Adami menderita penyakit kelamin.
"Kita temukan HP di Lapas. Ada 3 buku rekening dan kartu ATM di RS," kata Kepala Humas BNN Sumirat di kantor BNNK Cilacap, Jumat (14/9/2012).
(arb/trw)











































